🚀 Membangun Portfolio Unik dengan Gaya Editorial Brutalist
Di era digital saat ini, memiliki portfolio saja tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah portfolio yang berbeda dan berkarakter.
Pada project kali ini, saya mencoba membangun sebuah website portfolio dengan pendekatan desain yang tidak biasa, yaitu Editorial Brutalist Design.
🎨 Apa Itu Editorial Brutalist?
Editorial Brutalist adalah gabungan dari dua konsep desain:
- Editorial Design
- Terinspirasi dari majalah dan media, dengan fokus pada tipografi yang kuat dan storytelling.
- Brutalist Design
- Gaya desain yang “kasar”, tidak mengikuti aturan umum, namun justru menciptakan identitas yang kuat.
Hasilnya?
👉 Tampilan yang berani, unik, dan langsung mencuri perhatian.
💡 Konsep Project
Project ini dibuat sebagai:
- Portfolio personal
- Media untuk menampilkan karya
- Branding sebagai developer kreatif
Fokus utama:
- Tipografi besar dan dominan
- Layout tidak konvensional
- Warna kontras
- Minim distraksi
🛠️ Teknologi yang Digunakan
Project ini dibangun menggunakan teknologi dasar web:
- HTML → struktur halaman
- CSS → styling brutalist & layout editorial
- JavaScript → interaksi sederhana
Dengan pendekatan ini, website tetap:
- Cepat
- Ringan
- Mudah dikembangkan
🔥 Keunggulan Project
Beberapa keunggulan dari portfolio ini:
1. Unik & Berbeda
Tidak seperti portfolio biasa yang “template banget”.
2. Strong Personal Branding
Langsung menunjukkan karakter pembuatnya.
3. Clean tapi Powerful
Walaupun terlihat sederhana, tapi punya impact besar.
⚠️ Kekurangan
Tidak semua desain cocok untuk semua orang:
- ❌ Tidak user-friendly untuk semua user
- ❌ Bisa dianggap “terlalu aneh” oleh sebagian orang
- ❌ Kurang cocok untuk bisnis formal
🎯 Kesimpulan
Portfolio bukan hanya tentang menampilkan karya, tapi juga tentang bagaimana kamu memperkenalkan diri.
Dengan pendekatan editorial brutalist, kamu tidak hanya terlihat sebagai developer, tapi sebagai creative thinker.
🔥 Penutup
Kalau kamu ingin tampil beda di dunia digital,
jangan takut keluar dari template.
Karena kadang…
yang “tidak biasa” justru yang paling diingat.


Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar